PROFIL-SEJARAH INSTITUSI

Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah Lebak Banten

A. Kondisi Eksternal
-Konsistensi dengan hasil analisis SWOT dan/atau analisis lain serta rencana pengembanganke depan.
Perguruan tinggi mampu:
1) mengidentifikasi kondisi lingkungan yang relevan, komprehensif, dan strategis,
2) menetapkan posisi perguruan tinggi relatif terhadap lingkungannya,
3) menggunakan hasil identifikasi dan posisi yang ditetapkan untuk melakukan analisis SWOT/analisis lain yang relevan, dan
4) menghasilkan program pengembangan yang konsisten dengan hasil analisis SWOT/analisis lain yang digunakan.

Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah (STAINHA) sebagai institusi pendidikan tinggi Islam memiliki bertekad untuk komitmen pada keunggulan dan kemuliaan nilai-nilai Islam. Namun dalam tataran empiris peluang dan tantangan kian hari semakin kompleks. Perubahan sosial yang cepat dalam skala nasional maupun global di era milenium ketiga ini telah dan akan terus berpengaruh terhadap aspek sosial, politik, ekonomi, hukum, kebudayaan serta pendidikan. Melihat kebutuhan akan sarjana-sarjana Islam yang begitu tinggi, dan sebagai bentuk kepedulian pengelola akan dakwah Islam serta komitmen pengelola untuk meningkatkan kemampuan para mahasiswa dengan ilmu agama dan bahasa Arab yang lebih tinggi, sebagai modal utama untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus sebagai sarana dakwah Islamiyyah yang relevan dengan dinamika zaman.
Kehadiran STAINHA antara lain karena tuntutan lingkungan macro dan lingkungan mikro yang secara nyata dapat dilihat dari situasi obyektif kehidupan beragama di indonesia. Dalam kehidupan beragama masih banyak ditemukan ajaran – ajaran intoleran dan radikal di masyarakat sehingga mengganggu kerukunan hidup antar umat beragama.
Analisis Internal Sebagai perguruan Tinggi Islam di Banten, STAI Nurul Hidayah Malingping Lebak Banten telah memiliki kekuatan yang perlu dipertahankan dan dikembangkan semaksimal mungkin dimasa yang akan datang. Namun demikian, terdapat pula kelemahan yang perlu dibenahi agar menjadi lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang Kekuatan dan kelemahan tersebut meliputi bidang-bidang organisasi kelembagaan,akademik, keuangan serta sarana/prasarana.
Analisis Eksternal STAI Nurul Hidayah Malingping merupakan perguruan tinggi Agama Islam swasta yang memiliki beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin, sekaligus tantangan yang harus dihadapi serta dicarikan solusinya. Peluang dan sekaligus tantangan tersebutdiantaranya terkait dengan kebijakan pemerintah tentang sertifikasi guru, social budaya masyarakat dan tuntutan dunia pendidikan sendiri. STAINHA diharapkan bisa ikut menjawab tantangan yang telah disebutkan diatas. STAINHA dimaksudkan untuk melahirkan lulusan yang memiliki wawasan luas, Konprehensip pemahaman keagamaannya dan memahami isu-isu seputar pendidikan Agama Islam, Ekonomi Syariah dan Pendidikan Secara Umum agar dapat mengamalkannya dalam kehidupan dilingkungan masing-masing.

B. Profil Institusi
-Keserbacakupan informasi dalam profil dan konsistensi antara profil dengan data dan informasi yang
disampaikan pada masing-masing kriteria.
1. Deskripsi profil institusi menunjukkan keserbacakupan informasi yang disampaikan secara ringkas dan jelas, serta konsisten dengan data dan informasi yang disampaikan pada masing-masing kriteria.

Sejarah Institusi
Dunia pendidikan menjadi salah satu sektor yang paling bertanggungjawab untuk bisa menjawab tantangan abad ini dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing. Oleh karena itu, penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, mutlak harus dilakukan dan menjadi prioritas bagi pemerintah dan semua kalangan. Peningkatan mutu pendidikan nasional akan tercipta dengan adanya sinergi antara berbagai komponen yang memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu Pendidikan.
Daya saing dan mutu perguruan tinggi erat kaitannya dengan pengaruh faktor eksternal yang bersifat mikro dan makro. Berkaitan dengan meningkatnya persaingan dalam bidang pendidikan, terjadi pula perubahan konsumen dalam hal ini adalah masyarakat (orang tua, mahasiswa), maupun dunia usaha. Karena banyaknya pilihan konsumen kini menjadi semakin banyak tuntutan, baik mengenai kualitas lulusan, biaya Pendidikan. Bargaining power masyarakat semakin meningkat sedemikian rupa sehingga dunia pendidikan harus melayani dengan baik jika tidak mau tersingkir dari arena persaingan yang semakin berat.
Kondisi Pendidikan harus hadir dalam merubah pola pikir untuk kemajuan bersama, hal tersebut di dukung dengan adanya perguruan tinggi yaitu STAI NURUL HIDAYAH berkedudukan di Jl. Raden Abbas No.55 Lebak Jaha Desa Malingping Selatan Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak, merupakan wujud nyata dari kemauan, niat, tekad, kesungguhan dan himmah ‘aliyah dari para pendirinya untuk turut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Pendiriannya dimaksudkan sebagai respon terhadap kian meningkatnya minat dan tuntutan dari masyarakat pada umumnya, dan warga di kawasan Kecamatan Malingping pada khususnya, terutama di kalangan menengah terdidik, dalam mengikuti berbagai bentuk pengkajian ilmu-ilmu ke-Islaman, sebagai salah satu alternatif dan bekal dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, perekonomian dan kehidupan masyarakat modern. (https://bit.ly/PerekonomianKabLebakMalingping).
Selanjutnya berdasarkan kesepakan bersama, maka pelaksanaan pendidikan yang akan mulai dirintis oleh Yayasan Islam Nurul Hidayah adalah Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah Malingping. Hal tersebut dilakukan didasari oleh alasan yang cukup kuat, yaitu dengan melihat kepada potensi yang ada, serta kekayaan dari budaya daerah, ciri khas akan kuliner dan status sosial yang meningkat perlu adanya perguruan tinggi di daerah Malingping sampai saat ini belum terlihat nampak dengan jelas akan peningkatan tersebut
Yayasan Islam Nurul Hidayah memiliki jenjang pendidikan formal yang lengkap sehingga siswa dan siswi dapat memilih sesui dengan keinginannya. Pesantren memiliki jenjang pendidikan formal seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts), Madrasah Aliyah (MA) dan Perguruan tinggi STAINHA (Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah).
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAINHA) berdiri pada tahun 2012, dengan spesialisasi Tarbiyah. Program tersebut awalnya dibangun untuk para alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah agar bisa melanjutkan serta memperdalam pengetahuan di bidang kajian Pendidikan. Dengan perkembangan minat calon mahasiswa baru yang saat itu tidak hanya berasal dari alumni siswa dan siswi Nurul Hidayah, STAI Nurul Hidayah Malingping membuka jurusan baru yaitu Manajemen Pendidikan Islam. Saat ini STAI Nurul Hidayah Malingping menyelenggarakan program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Hukum ekonomi Syari’ah (HES).
STAI Nurul Hidayah Malingping dipersiapkan untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada tingkat universitas yang mampu menjawab tantang global di era teknologi informasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang tetap berpegang kepada prinsip-prinsip dasar agama.

C.1 Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran
-Perguruan Tinggi memiliki rencana pengembangan jangka panjang, menengah, dan pendek yang memuat indikator kinerja dan targetnya untuk mengukur ketercapaian tujuan strategis yang telah ditetapkan.
Perguruan tinggi memiliki:
1) rencana pengembangan mencakup: jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek,
2) indikator kinerja,
3) target yang berorientasi pada daya saing internasional, dan
4) bukti pelaksanaan pengembangan yang konsisten.

Visi Misi dan Tujuan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah
Visi:
“Menciptakan Manusia Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah Dan Berakhlaqul Karimah pada tahun 2023 wilayah Banten”
Misi:
1) Mengaplikasikan dasar dari Tridarma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat demi mengamalkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan yang memiliki asas kemanfaatan.
2) Mengelola penjaminan mutu pendidikan dalam tata kelola institusi dengan standar nasional yang profesional.
3) Mempertahankan budaya kearifan lokal, menjaga tradisi, dan merespon modernisasi dibingkai dalam moderasi beragama di Indonesia
4) Meningkatkan relasi kerjasama dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam scope nasional dan internasional.
Tujuan:
1) Menghasilkan serjana pendidikan islam berkualitas yang mampu berperan dalam mengembangkan ilmu pendidikan agama islam.
2) Terciptanya lulusan STAINHA sebagai muslim yang berilmu, berketerampilan dan berakhlak mulia.
3) Lulusan STAINHA dapat bersaing mendapatkan tempat di intansi-intansi pemerintah maupun swasta.
4) STAINHA memiliki fasilitas kegiatan belajar mengajar yang memadai.
5) Memiliki staf pengajar yang handal dan berdedikasi tinggi
6) Lulusan yang dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan penelitian di masyarakat
Strategi pengembangan sebagai berikut:
1) Menciptakan dan / atau memaksimalkan unit-unit kerja Pelaksana Tehnis yang berfungsi sebagai unit akademik/administrasi dan bekerja dengan mengacu kepada program kerja, dan rencana tahunan.
2) Melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi yang efektif dan memiliki relevansi yang tinggi terhadap pencerahan IPTEK dengan memantapkan STAINHA sebagai Teaching College.
3) Menciptakan atmosfir akademik dan lingkungan kerja yang kondusif.
4) Meningkatkan citra STAINHA dimata steakholders sebagai Perguruan Tinggi yang taat azas dan mutu layanan.
5) Meningkatkan semangat dan komitmen pengabdian seluruh civitas akademika STAINHA.